Layanan ABI TEST

ABI TEST

Layanan ABI (Ankle Brachial Index) di Klinik Hasna Medika

Pemeriksaan ABI untuk Deteksi Dini Gangguan Pembuluh Darah Perifer

Kesehatan pembuluh darah berperan penting dalam menjaga kelancaran aliran darah ke seluruh tubuh. Gangguan pada pembuluh darah, khususnya di tungkai, sering kali berkembang tanpa gejala yang jelas pada tahap awal. Apabila tidak terdeteksi sejak dini, kondisi ini dapat meningkatkan risiko komplikasi serius, seperti penyakit jantung, stroke, hingga gangguan penyembuhan luka.

Sebagai bagian dari layanan kesehatan yang komprehensif, Klinik Hasna Medika menyediakan layanan ABI (Ankle Brachial Index) untuk membantu mendeteksi gangguan sirkulasi darah secara dini. Pemeriksaan ini merupakan prosedur yang aman, cepat, non-invasif, dan nyaman, sehingga dapat menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kesehatan pembuluh darah.

Apa Itu Pemeriksaan ABI (Ankle Brachial Index)?

ABI (Ankle Brachial Index) adalah pemeriksaan yang membandingkan tekanan darah di pergelangan kaki dengan tekanan darah di lengan. Perbandingan tersebut menghasilkan nilai ABI yang digunakan untuk menilai kelancaran aliran darah pada pembuluh darah arteri, terutama di tungkai bawah.

Pemeriksaan ini membantu dokter mengetahui apakah terdapat penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah yang mengarah pada Penyakit Arteri Perifer (Peripheral Artery Disease/PAD) atau gangguan sirkulasi darah lainnya.

Karena prosedurnya sederhana dan tidak menimbulkan rasa sakit, pemeriksaan ABI sering digunakan sebagai skrining awal maupun evaluasi lanjutan pada pasien dengan faktor risiko penyakit pembuluh darah.

Manfaat Pemeriksaan ABI

Layanan ABI di Klinik Hasna Medika memberikan berbagai manfaat, di antaranya:

1. Deteksi Dini Penyakit Arteri Perifer (PAD)

Pemeriksaan ABI membantu mendeteksi gangguan aliran darah pada tungkai sebelum gejala menjadi lebih berat sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

2. Menilai Risiko Penyakit Kardiovaskular

Gangguan pada pembuluh darah perifer sering berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung koroner, stroke, dan gangguan pembuluh darah lainnya.

3. Membantu Evaluasi Keluhan pada Kaki

Pemeriksaan ini dapat membantu mencari penyebab berbagai keluhan, seperti:

  • Nyeri kaki saat berjalan.
  • Kaki mudah lelah.
  • Kesemutan.
  • Kram pada tungkai.
  • Kaki terasa dingin.
  • Luka pada kaki yang sulit sembuh.
  •  

4. Memantau Kondisi Pembuluh Darah

Pasien dengan gangguan sirkulasi darah dapat menjalani pemeriksaan ABI secara berkala untuk mengevaluasi perkembangan kondisi dan efektivitas pengobatan.

5. Mendukung Medical Check-Up

ABI juga sering menjadi bagian dari Medical Check-Up (MCU) untuk membantu mendeteksi risiko penyakit pembuluh darah sejak dini, terutama pada individu dengan faktor risiko tinggi.

Siapa yang Dianjurkan Melakukan Pemeriksaan ABI?

Pemeriksaan ABI dianjurkan bagi:

  • Penderita diabetes melitus.
  • Penderita tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Individu dengan kadar kolesterol tinggi.
  • Perokok aktif maupun mantan perokok.
  • Pasien dengan riwayat penyakit jantung atau stroke.
  • Lansia atau individu berusia di atas 50 tahun.
  • Seseorang yang sering mengalami nyeri atau kram pada kaki saat berjalan.
  • Pasien dengan luka kaki yang sulit sembuh.
  • Individu yang memiliki faktor risiko penyakit pembuluh darah.

     

Prosedur Pemeriksaan ABI

Di Klinik Hasna Medika, pemeriksaan ABI dilakukan dengan prosedur yang sederhana, aman, dan nyaman.

Tahapan pemeriksaan meliputi:

  1. Pasien diminta berbaring dalam posisi rileks selama beberapa menit.
  2. Tekanan darah di kedua lengan dan kedua pergelangan kaki diukur menggunakan alat khusus.
  3. Pemeriksaan dilakukan secara bergantian untuk memperoleh hasil yang akurat.
  4. Nilai tekanan darah kemudian dibandingkan untuk mendapatkan Ankle Brachial Index (ABI).
  5. Dokter atau tenaga kesehatan akan menjelaskan hasil pemeriksaan serta memberikan rekomendasi sesuai kondisi pasien.

Seluruh proses pemeriksaan berlangsung singkat, tidak menimbulkan rasa sakit, dan tidak memerlukan tindakan invasif.

Persiapan Sebelum Pemeriksaan ABI

Agar hasil pemeriksaan lebih optimal, pasien dianjurkan untuk:

  • Menggunakan pakaian yang nyaman.
  • Beristirahat selama beberapa menit sebelum pemeriksaan dimulai.
  • Menghindari aktivitas fisik yang berat sebelum tes.
  • Menginformasikan riwayat penyakit kepada dokter.
  • Memberitahukan obat-obatan yang sedang dikonsumsi.

     

Persiapan yang baik akan membantu memperoleh hasil pemeriksaan yang lebih akurat.

Mengapa Memilih Klinik Hasna Medika?

Klinik Hasna Medika berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, aman, dan terpercaya melalui:

  • Alat pemeriksaan modern dan terstandar.
  • Tenaga kesehatan profesional dan berpengalaman.
  • Prosedur pemeriksaan yang aman, nyaman, dan higienis.
  • Pelayanan yang ramah, informatif, dan berorientasi pada pasien.
  • Pendampingan selama proses pemeriksaan hingga evaluasi hasil.

Kami siap membantu Anda menjaga kesehatan pembuluh darah dan sirkulasi tubuh melalui layanan pemeriksaan yang berkualitas.

Lakukan Pemeriksaan ABI di Klinik Hasna Medika

Gangguan pembuluh darah sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, sehingga pemeriksaan sejak dini sangat penting untuk membantu mencegah komplikasi yang lebih serius.

Dengan Pemeriksaan ABI (Ankle Brachial Index), kondisi aliran darah menuju tungkai dapat dievaluasi secara cepat dan akurat. Hasil pemeriksaan membantu dokter menentukan langkah penanganan maupun pencegahan yang sesuai.

Apabila Anda memiliki diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, riwayat penyakit jantung, atau sering mengalami nyeri kaki saat berjalan, segera lakukan Pemeriksaan ABI di Klinik Hasna Medika sebagai langkah menjaga kesehatan pembuluh darah dan kualitas hidup Anda.

Klinik Hasna Medika

Melayani pemeriksaan kesehatan secara profesional, aman, nyaman, dan terpercaya.

Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran layanan ABI (Ankle Brachial Index), silakan menghubungi Klinik Hasna Medika.